Thursday, November 3, 2016

Bootcamp Aksa7 Ranu Regulo #2: Aksa7 Untuk Indonesia!

bootcamp aksa7 ranu regulo


Paginya saya terbangun jam 6 lebih. Padahal harusnya bangun jam 6 karena ada senam. Tapi lihat temen-temen di tenda masih pada tidur. Keluar tenda ternyata masih sepi, baru beberapa orang aja yang bangun. Berhubung hawa masih dingin, ngopi deh sambil nimbrung di dekat api unggun. Lalu pindah di dermaga dekat danau. Ranu Regulo diselimuti kabut tipis yang membuatnya seolah berasap, dan disinari matahari yang naik belum terlalu tinggi. Syahduuu…

Saat waktu menunjukkan jam 7, baru deh disuruh kumpul. Yang ngopi silahkan seruput, yang ngerokok monggo disedot sampai habis. Dan yang belum bangun, digubrak-gubrak sampai sadar. Kami berkumpul lagi di pinggir danau, membentuk setengah lingkaran. Dapat clue untuk memilih satu orang dari keluarga untuk menjadi instruktur senam. Rani yang biasanya malu-malu, langsung mengajukan diri. Wah tumben banget nih Rani.

Keluarga Rinjani Warriors yang diwakili oleh Hans, sukses saat menjadi instruktur yang membuat semua peserta tertawa dengan gaya senamnya yang lucu. Gerakannya pas banget dengan lagu Nepali yang di-play, judulnya “Resham Firiri”. Setelah 2 menit, gantian keluarga kami. Dan wooow! Semua dibuat terkejut dengan gerakan senamnya Rani. Mulusss, gerakannya mengalir seperti air. Nggak kalah sama Hans! Pantesan aja dia tadi tiba-tiba bersedia jadi perwakilan keluarga Bima Aksa. Ternyata Rani, mantab! Senam ditutup dengan gerakan asoynya Ranu. Dengan diiringi lagu dangdut, gerakannya malah bukan kayak senam, tapi joget. Tariiiiik mang!

bootcamp aksa7 ranu regulo
Kumpul pagi

Kemudian acara dilanjut dengan konfigurasi huruf “INDONESIA”. Di Ranu Regulo ini kami kebagian huruf “O”. Setelah di selangi sarapan bareng, kami berpindah ke bagian pinggir danau yang lebih terbuka. Tiba-tiba saja kak Abex meminta saya untuk mengordinir peserta membentuk huruf. Waduh. Mana dia bilang kalau bentuk hurufnya jelek nanti nggak bakal dipakai di film lagi. Parah banget. Tanpa babibu saya langsung menginstruksikan semuanya untuk membentuk lingkaran dan berpegangan tangan. Lalu mundur sejauh-jauhnya supaya huruf “O”nya semakin lebar. Saya ambil beberapa orang untuk membentuk lingkaran kecil ditengahnya untuk membuat efek 3D. Jadi kayak donat gitu. Kemudian saya koordinasi dengan Bang Ivan yang sedang memainkan dronenya untuk melihat hurufnya. Huruf O sudah terbentuk dan… action!

Selagi drone terbang dan pengambilan gambar oleh Mang Ghagha dan Bang Ivan, kami menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selain itu, kami juga membentangkan bendera merah putih berukuran jumbo. Kami diberi jimat sebagai pengesahan bahwa kami sudah menjadi Warriors Aksa7, menjadi keluarga besar Aksa7. Saya merinding ketika mengibarkan bendera sambil menyanyikan lagu Bagimu Negeri. Jiwa nasionalisme saya seolah sedang berada dipuncaknya.

bootcamp aksa7 ranu regulo
Bendera merah putih ukuran jumbo

bootcamp aksa7 ranu regulo
Sok-sokan candid :))

Setelah membereskan tenda, packing dan makan bareng, kami kembali berkumpul di dekat danau. Ini nih sesi yang ditunggu-tunggu seluruh peserta. Pembagian doorprize! Gimana nggak ngiler, hadiahnya disponsiri eiger semua. Ada buff, sandal, daypack, kaos, kemeja flannel, jaket hingga carier. Yang pertama adalah pembagian untuk keluarga terbaik, yang dimenangkan oleh keluarga Nusantara. Masing-masing individu mendapat hadiah yang berbeda sesuai dari penilaian tim juri. Keluarga Nusantara beranggotakan kakak hitz selebgram Lia Luli, sang raja joget Ranu, Anggara, Mbak Yoi dan si peminum kopi sesajen Qsoet. Hhm, jangan-jangan mereka menang berkat Qsoet minum kopi sajen ya. Hehe. Pokoknya selamat lah buat kalian!

Selanjutnya adalah pemenang untuk peserta yang paling suprising. Yang diawal kelihatannya diam, tapi seiring dengan berjalannya acara dia menunjukkan bahwa dirinya sesuatu banget. Dan pemenangnya berasal dari keluarga Bima Aksa, yaitu Rani! Yeay! Kata-katamu saat mengelilingi api unggun itu keren banget, Ran! Tapi itu hanya salah satu poin dari banyak kejutanmu sepanjang bootcamp, sehingga juri memilih kamu. Selamat ya Rani!

bootcamp aksa7 ranu regulo
Keluarga Nusantara

Hadiah masih ada, tinggal dua. Dan ini adalah hadiah utamanya. Jaket dan carier! Kata kak Abex, akan dipilih 5 kandidat yang nantinya ditandingkan lagi untuk memilih 2 pemenang. Kak Abex mulai memanggil nama kandidat satu per satu. Yang pertama dipanggil adalah Hanif. Yang kedua.. saya sendiri! Ya, saya gak salah denger. Kak Abex menyebut nama saya. Di situ saya kaget sekaligus senang. Yuhuuu. 3 kandidat berikutnya berturut-turut adalah Hans, Jasmine dan Lia Luli. Waduh, masuk kandidat lagi ini kakak hitz. Nah, dari 5 orang ini akan diuji dengan menjelaskan sebuah topik yang diberikan oleh kak Abex dalam waktu 2 menit.

Hans dapat giliran pertama, dia diminta menceritakan tentang Gunung Semeru, apapun itu yang berhubungan dengan Semeru. Lalu Liu Luli tentang Aksa 7, saya dengan topik SAVER, Jasmine menjelaskan Warriors Aksa7 dan terakhir Hanif mengenai bootcamp Aksa7. Untungnya saat sesi talkshow saya nundutan waktu nonton film bareng, bukan saat SAVER lagi jadi pembicara. Sehingga saya bisa menjelaskan dengan cukup lancar. Kira-kira begini yang saya jelaskan, sekalian share komunitas SAVER yah. Hehe!

bootcamp aksa7 ranu regulo
Para kandidat juara terlihat tegang :v

“SAVER adalah sebuah komunitas yang peduli dengan Gunung Semeru. Yang beranggotakan orang-orang yang secara sukarela mau menggerakkan konservasi demi kelestarian Gunung Semeru. Bentuk kegiatannya antara lain adalah membriefing para pendaki Gunung Semeru sebelum berangkat. Mereka menjelaskan bagaimana kondisi Gunung Semeru, flora dan fauna apa saja yang ada disana, hingga hal-hal yang boleh dan tidak diperbolehkan ketika mendaki. Mereka juga rutin melakukan aksi bersih gunung. Dan kalau ada kejadian hilangnya pendaki mereka juga ikut membantu dalam operasi SAR”. Kurang lebih intinya seperti itu. Keren kan SAVER. Patut dicontoh.

Para juri lalu berdiskusi untuk memilih pemenangnya. Saya hanya tinggal berdoa semoga bisa dapat salah satunya. Hehehe. Satu per satu dieliminasi dengan cara ditepuk pundaknya (cewek) atau dipeluk (cowok) dari belakang oleh Bang Novel. Orang pertama dan kedua yang tereliminasi ditepuk pundaknya, yaitu Jasmine, kemudian Lia Luli. Waduhhh ini nih, kalau udah masuk 3 besar dan kalah, sakit banget pastinya. Mendingan kena eliminasi duluan. Hanif dan Hans, yang emang wataknya nggak bisa diam, diultimatum sama kak Abex. Karena kalau nggak diam, nanti bakal dieliminasi. Saya hanya bisa cengar-cengir. Hahaha!

bootcamp aksa7 ranu regulo
Jimat Aksa7

Ketika suasana semakin menegangkan, Bang Novel sudah siap-siap untuk memeluk salah satu dari kami. Dan siapakah yang dipeluk Bang Novel…? Hans! Ya, bukan saya! Seketika saya dan Hanif lompat-lompat dan teriak kegirangan. Karena baik saya maupun Hanif, sudah pasti dapat hadiahnya. Tinggal menentukan saja siapa yang dapat carier dan siapa yang dapat jaket. Siapa yang sangka, dari awal kita berangkat bareng, eh taunya dapat hadiah bareng juga. Malah ada yang bilang kami couple-an lah, gara-gara kami sama-sama pakai kemeja flannel kotak-kotak dan nggak dikancing. Warnanya juga sama katanya. Padahal mah beda. Hahaha! Ono-ono ae ah!

Saat penentuan juara 1, saya dan Hanif cengar-cengir terus. Kak Abex berdiri diantara kami sambil memegang tangan kami. Aturannya, yang kalah tangannya akan diangkat oleh kak Abex. Aduh deg-degan banget sumpah. Saya hanya menundukkan kepala sambil berdoa. Dan kak Abex mengangkat tangan… Hanif! Ya, lagi-lagi bukan saya! Saat itu juga saya malah nggak bereaksi selama beberapa detik. Saya nggak sadar kalau saya menang, sumpah! Sampai ketika saya samar-samar mendengar ada yang bilang, “Loh, dia menang tapi kok diem aja”. Itu nggak tau siapa, tapi berkat dia saya seketika sadar kalau saya adalah pemenangnya. Begitu sadar, saya langsung sujud syukur! Nggak nyangka banget bisa dapat doorprize, carier lagi, eiger pula. Balik modaaal. Hehehe!

bootcamp aksa7 ranu regulo
Alhamdulillah yah :))

Terlepas dari doorprize-nya yang keren-keren. Acara bootcamp Aksa7 benar-benar luar biasa. Bukan cuma seru, tapi penuh inspirasi. Banyak hal yang saya dapat dari acara Ranu Regulo ini. Memperluas wawasan, khususnya dibidang konservasi dan pergunungan. Dapat keluarga baru. Dari mereka semua, saya belajar untuk berani bermimpi, berani berkarya. Untuk diri sendiri, orang lain dan tentunya untuk tanah air Indonesia tercinta ini.
Aksa 7..
Together we’ll be cool!
Together we’ll be strong!!
Be the warriors!!!

bootcamp aksa7 ranu regulo
Together we’ll be strong!!

bootcamp aksa7 ranu regulo
Bootcamp Ranu Regulo Petjaaah!!


video by Aksa7

Singkat cerita, sepulangnya dari acara bootcamp, semua peserta pun galon (gagal move on) hingga beberapa hari.

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment